My Blog List

Wednesday, October 9, 2024

SOAL SOAL TRY OUT UKPPPG DALJAB 2024

SOAL TRY OUT UKPPPG GURU TERTENTU PGSD 2024 1. Pada aktivitas pembelajaran di kelas, guru memberikan soal pada peserta didiknya sebagai berikut: jika suatu persegi panjang memiliki panjang sisi 15 cm dan lebar 10 cm, tentukan keliling persegi panjang tersebut. Jawaban siswa adalah 150cm2, dengan alasan keliling persegi panjang adalah panjang dikalikan lebar. Penanganan yang tepat untuk mengatasi kesulitan peserta didik tersebut adalah memberikan .... A. penjelasan ulang bahwa rumus keliling persegi panjang adalah panjang dikalikan lebar B. pertanyaan pancingan terkait dengan rumus luas persegi panjang* C. scaffolding kepada peserta didik, cara menentukan keliling bangun persegi panjang D. soal lebih sulit tentang menentukan keliling bangun persegi panjang E. hukuman pada peserta didik yang mengalami kesalahan dalam menjawab 2. Seorang guru melakukan pembelajaran di kelas untuk membuat peserta didiknya kompeten tentang rumus luas segitiga. Untuk mencapai harapannya tersebut, guru melakukan pengelolaan kelas yang berpusat pada peserta didik. Pernyataan di bawah merupakan pengelolaan kelas yang berpusat pada peserta didik. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (V)! Jawaban benar lebih dari satu. A. Guru membagi peserta didik menjadi lima kelompok, tiap kelompok diberi soal menentukan luas segitiga. Setiap peserta diminta untuk menyelesaikan soal yang diberikan. Setelah pekerjaan selesai, semua peserta didik diminta untuk mengumpulkan jawabannya. B. Guru membagi peserta didik menjadi lima kelompok, tiap kelompok diberi soal menentukan luas segitiga. Setiap kelompok diminta untuk berdiskusi menyelesaikan soal yang diberikan. Setelah diskusi selesai, salah satu kelompok diminta untuk presentasi dan kelompok lain untuk menanggapi. Terakhir, guru memberikan penguatan materi.* C. Guru menjelaskan rumus luas segitiga. Semua peserta didik diberi latihan untuk menghitung luas segitiga. Semua peserta didik diminta untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya. D. Guru membagi peserta didik menjadi lima kelompok, tiap kelompok diberi lembar kerja menentukan luas segitiga. Setiap kelompok diminta untuk berdiskusi lembar kerja yang diberikan. Setelah diskusi selesai, salah satu kelompok diminta untuk presentasi dan kelompok lain untuk menanggapi. Terakhir, guru memberikan penguatan materi.* E. Guru meminta peserta didik bekerja secara berpasangan untuk menentukan luas segitiga. Setelah selesai kerja berpasangan, salah seorang peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil kerja pasangannya, siswa lain diminta untuk memberikan tanggapan. Setelah presentasi selesai, guru memberikan penegasan.* 3. Ibu Wati guru SD akan membelajarkan materi tentang penerapan luas lingkaran dalam kehidupan sehari-hari. Ibu Wati merencanakan kegiatan pembelajaran secara kolaboratif bersama peserta didik. Kegiatan ini dimaksudkan agar peserta didik memiliki tanggung jawab, kemandirian, mampu bekerjasama dengan anggota kelompoknya dengan baik tanpa ada bullying, tidak ada pemaksaan kehendak. Dalam perencanaan itu dibicarakan tentang aturan yang harus dilaksanakan oleh peserta didik dalam kegiatan, aktivitas pendukung, alat dan bahan yang dapat di akses, cara dan langkah kerja untuk menyelesaikan rencana kegiatan secara kolaboratif. Model pembelajaran yang dipraktekkan oleh Ibu Wati mencerminkan pemberian kesempatan peserta didik.... A. merasa aman dan nyaman dalam pembelajaran* B. patuh melaksanakan ajaran agama dan rukun dengan pemeluk agama lain C. menjadi pribadi yang jujur dan bersikap tidak menyontek D. serius dan sungguh-sungguh dalam belajar baik di kelas maupun di rumah E. menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi 4. Seorang guru SD merancang desain pembelajaran matematika yang terstruktur sebagai berikut: Guru mengajak peserta didik mengamati gambar suatu segitiga yang berasal dari setengah persegi panjang beserta ukurannya. Kemudian guru mengajak peserta didik untuk menemukan tinggi segitiga tersebut. Setelah tinggi segitiga ditemukan, guru mengajak peserta didik untuk membandingkan luas segitiga dengan luas persegi panjang. Kegiatan pembelajaran yang direncanakan guru tersebut bertujuan untuk menemukan..... A. rumus luas persegi panjang B. rumus garis tinggi segitiga C. panjang salah sama sisi segitiga D. rumus luas segitiga* E. rumus keliling segitiga 5. Seorang guru SD mengajar di sekolah yang lingkungan sekitarnya adalah peternakan ikan yang diternakkan di kolam. Pada pertemuan yang akan datang guru mengajak peserta didiknya belajar menentukan volume balok. Desain pembelajaran yang dilakukan guru tersebut yang sesuai dengan kondisi lingkungan peserta didik adalah..... A. guru mengajak peserta didik belajar di luar mengamati kolam ikan yang berbentuk balok dan meminta peserta didik untuk mengukur panjang dan lebar serta kedalaman kolam ikan dan meminta peserta didik menghitung volume dari kolam ikan tersebut* B. guru menjelaskan cara menentukan volume balok, kemudian meminta semua peserta didiknya mengerjakan soal latihan C. guru menampilkan slide presentasi bangun balok dan contoh menghitung volume balok D. guru mengajak peserta didik berdiskusi di kelas tentang soal-soal luas permukaan balok E. guru mengajak peserta didiknya melihat tayangan video permainan renang di aplikasi streaming video dan mengajak peserta didik menghitung volume kolam renang 6. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai guru di SD Sukaria adalah peserta didik dapat menyebutkan contoh hak dan kewajiban warga negara dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Guru tersebut ingin menunjukkan contoh pelaksanaan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari. Media berbasis ICT yang cocok digunakan dalam pembelajaran tersebut adalah..... A. gambar di web tentang orang yang sedang membayar pajak B. bagan tentang hak dan kewajiban warga negara yang diambil dari internet C. infografis tentang hak dan kewajiban warga negara menurut Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 D. video yang menggambarkan pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan di masyarakat* E. buku cerita yang diambil dari web tentang hak dan kewajiban warga negara menurut Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 7. Rumusan tujuan pembelajaran berbunyi, "Melalui penggunaan media pembelajaran, peserta didik dapat menentukan jaring-jaring balok". Media yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut adalah.... A. media presentasi yang menayangkan berbagai macam jaring-jaring balok B. gambar berbagai jenis jaring-jaring balok pada papan tulis C. gambar berbagai jenis jaring-jaring balok pada kertas berpetak D. kerangka balok yang terbuat dari kawat E. balok dari kertas yang dapat dibuka membentuk jaring-jaring balok* 8. Seorang guru kelas IV SD akan membelajarkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan tujuan pembelajarannya peserta didik mampu menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, guru mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Media yang cocok yang digunakan guru tersebut adalah.... A. menggunakan papan tulis untuk menjelaskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari B. menggunakan bagan yang menjelaskan materi menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari C. menggunakan video yang menunjukkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari* D. menggunakan gim untuk mendorong peserta didik berpartisipasi aktif dalam pembelajaran E. menggunakan kuis agar peserta didik terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran 9. Seorang guru SD berharap peserta didiknya mampu menjelaskan dan membuktikan teorema Pythagoras dan tripel Pythagoras. Dalam salah satu langkah pembelajaran di kelas, peserta didik diminta untuk menganalisis langkah-langkah pembuktian teorema Pythagoras dengan berbagai cara. Langkah pembelajaran tersebut ditujukan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir..... A. representasi matematis B. kreatif matematis* C. kritis matematis D. komunikasi matematis E. algoritmis matematis 10. Seorang guru akan mengajarkan keterampilan menulis teks naratif sederhana. Tujuan pembelajarannya yaitu peserta didik menyampaikan gagasan dan imajinasi secara indah dan menarik dalam bentuk prosa dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Berikut desain pembelajaran yang dirancang oleh guru tersebut: 1) Guru menyediakan beberapa alternatif tema, peserta didik memilih satu tema. 2) Peserta didik mengeksplorasi berbagai kosakata yang berkaitan dengan tema yang dipilih. 3) Peserta didik menyusun kerangka teks narasi sesuai tema. 4) Peserta didik mengembangkan kerangka menjadi teks naratif utuh. 5) Peserta didik melakukan pair editing bersama rekan sejawat setelah teks naratif selesai. Untuk menstimulus kreativitas peserta didik ketika menulis teks naratif sederhana, strategi manakah yang dapat ditambahkan dalam desain pembelajaran? A. Sebelum mengeksplorasi kosakata, peserta didik mendaftar peristiwa menarik di lingkungan sekitar untuk menjadi pilihan tema menulis.* B. Ketika melakukan pair editing, peserta didik dianjurkan menggunakan daftar panduan checklist agar hasil tulisan akhir menjadi baik. C. Pada saat mengembangkan kerangka hingga menjadi teks naratif, peserta didik memerhatikan unsur intrinsik, bagian alur, dan ilustrasi sebagai pelengkap. D. Kegiatan eksplorasi kosakata yang berkaitan dengan tema dilakukan dengan studi multiliterasi, mulai dari buku cetak, website, hingga buku elektronik. E. Proses editing dapat dilakukan dengan revisi berantai yaitu semua peserta didik wajib memberikan revisi untuk produk teks naratif yang dibuat seseorang. 11. Bu Riri guru di SD Suka Pintar merencanakan pembelajaran dengan kunjungan ke lingkungan sekitar sekolah. Peserta didik akan diajak mengamati tanaman di halaman sekolah yang dalam kondisi layu. Melihat fenomena tersebut, strategi yang tepat untuk melatih kemampuan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis pada peserta didik adalah.... A. mengidentifikasi masalah terlebih dahulu* B. membuat rencana penyelesaian C. menyelesaikan masalah tanaman yang layu D. menganalisis solusi menyuburkan kembali E. membuat satu kesimpulan mengapa tanaman bisa layu 12. Seorang guru sedang mengajarkan keterampilan berbicara. Peserta didik diminta untuk menceritakan kembali kisah "Kelinci Kecil dan Burung Pipit dengan menggunakan kata-kata sendiri. Selama proses belajar berlangsung, guru juga ingin memotret komentar peserta didik lain ketika teman sejawatnya bercerita di depan kelas. Asesmen yang sesuai dengan kebutuhan guru tersebut adalah asesmen.... Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (V)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. antarteman dengan lembar checklist performa bercerita* B. tertulis dengan soal pilihan ganda dan esai tentang cerita C. portofolio dengan menilai penugasan terbaik peserta didik D. proyek dengan indikator proses persiapan hingga presentasi E. kinerja dengan skala penilaian yang diisi semua peserta didik* 13. Pak Rico seorang guru kelas IV di SD Cut Nyak Dien. Dalam pembelajaran yang dilakukan, Pak Rico berusaha agar peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. Pak Rico melakukan asesmen dengan memberi tugas esai pada peserta didik agar peserta didik dapat mengembangkan argumentasi dan mencari sumber-sumber yang terpercaya untuk mendukung argumen yang dimilikinya. Bentuk asesmen yang dilakukan Pak Rico dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran adalah..... A. formatif* B. sumatif C. portofolio D. diagnostik E. proyek 14. Setelah membelajarkan peserta didik, guru ingin mengetahui apakah materi yang dipelajari selama dua jam pelajaran sudah dipahami atau belum. Cara yang paling objektif mengetahui pemahaman peserta didik pada saat pembelajaran berlangsung yakni diberikan..... A. tes tulis menjawab soal uraian B. tes tulis menjawab soal pilihan ganda C. tes tulis menjawab pertanyaan reflektif D. tes tulis dengan cara mencongak (langsung ditulis jawabannya) E. tes tulis menjawab soal uraian terbuka* 15. Seorang guru sedang mengajarkan keterampilan berbicara dengan tujuan peserta didik dapat membaca suku kata yang diawali dengan huruf 'b'. Setelah pembelajaran selesai, sebagian besar peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil tersebut, umpan balik yang tepat dari guru ke peserta didik adalah .... Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (V)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. menginformasikan pada peserta didik untuk mengikuti lomba B. mengonfirmasi bahwa jawaban peserta didik benar atau salah C. memotivasi peserta didik untuk mempelajari materi selanjutnya* D. menambahkan alternatif strategi berbicara yang baik dan benar* E. memberikan apresiasi atau pujian terhadap pencapaian tersebut* 16. Apabila tujuan pembelajaran untuk melatih keterampilan menyajikan laporan dengan presentasi tentang makna kebhinekaan dalam masyarakat, maka instrumen penilaian yang tepat adalah..... A. melakukan pengamatan diskusi B. membuat rubrik penilaian laporan C. membuat rubrik penilaian presentasi* D. melakukan wawancara terkait hasil presentasi E. mengembangkan rubrik penilaian diskusi 17. Bu Ani, guru bahasa Indonesia SD kelas III, ingin mengetahui kemampuan peserta didiknya dalam menanggapi informasi penting dari teks yang dibaca. Rancangan asesmen yang tepat adalah... A. tes tulis, dengan memberikan beberapa pertanyaan terkait yang dibaca. B. tes kinerja yang meminta peserta didik untuk menuliskan informasi penting dari teks yang dibaca.* C. proyek, dengan mengumpulkan data informasi penting tentang teks yang dibaca. D. portofolio, dengan meminta peserta didik mengumpulkan bahan bacaan lain terkait teks yang dibaca. E. penugasan, dengan memberikan tugas pada peserta didik untuk mencatat informasi penting dari teks yang dibaca. 18. Pada fase A, seorang guru sedang mengajarkan keterampilan membaca dasar. Melalui pembelajaran tersebut, peserta didik diharapkan mampu memaknai kosakata baru dari tayangan yang dipirsa dengan bantuan ilustrasi. Fokus pembelajaran pada hari itu adalah mengenal kata yang berawalan "h'. Pada awal pembelajaran, guru memutarkan video lagu anak-anak yang memuat kata "hati-hati". Setelah itu, peserta didik belajar mengeja kata 'hati-hati' dan dilanjutkan dengan melafalkan bunyi huruf 'h' dengan benar. Selesai berlatih melafalkan, guru menampilkan gambar binatang yang berawalan 'h'. Peserta didik secara bergantian menyebutkan nama binatang sesuai gambar yang ditunjuk. Peserta didik kemudian mendapat penugasan mencatat benda di sekitar yang berawalan 'h'. Berdasarkan ilustrasi tersebut, mengapa alur pengetahuan yang didesain guru tersebut sesuai dengan perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar? A. Pengetahuan yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. B. Materi disusun mulai dari hal konkret dan berdasarkan pengalaman kontekstual.* C. Peserta didik diminta untuk mengamati terlebih dahulu sebelum mempraktikannya. D. Pembelajaran mengeja dihubungkan dengan kemampuan membaca awal anak-anak. E. Kegiatan belajar didukung dengan audio, video, dan ilustrasi untuk memudahkan anak. 19. Bu Intan guru kelas III di SD Sukamakmur menjelaskan materi tentang Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia dan nilai-nilai dalam sila Pancasila merupakan pedoman berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. Dengan mengamalkan sila-sila Pancasila, rakyat Indonesia diharapkan dapat hidup secara rukun, damai, dan sejahtera. Tujuan pembelajaran untuk ranah sikap yang relevan dengan materi tersebut adalah.... A. melalui kegiatan pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar B. melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat menyajikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar C. melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat menunjukkan sikap saling menghargai sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari* D. melalui pengamatan lingkungan sekitar, peserta didik dapat menjelaskan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sila pertama dalam kehidupan sehar-hari dengan benar E. melalui media gambar, peserta didik dapat menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar 20. Elemen fase B yakni "mendeskripsikan keragaman budaya dan upaya pelestariannya". Tujuan pembelajaran yang relevan dengan isi elemen tersebut adalah.... A. peserta didik mampu menguraikan macam-macam seni tari di Indonesia* B. peserta didik mampu membandingkan kebudayaan di Indonesia C. peserta didik mampu menggambar keragaman budaya di sekitar tempat tinggal D. peserta didik mampu menciptakan sebuah tari baru sesuai corak budayanya E. peserta didik mampu memberikan sikap untuk menghargai keragaman budaya 21. Ibu Neni seorang guru di SD Bagimu Negeriku. Bu Neni akan memberikan materi tentang arti pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah merumuskan tujuan pembelajaran. Berikut ini merupakan tujuan pembelajaran yang mengembangkan ranah sikap, Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (V)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. Peserta didik dapat menyimpulkan materi tentang hubungan antara satu sila Pancasila dengan sila yang lainnya melalui diskusi kelompok. B. Peserta didik mampu menunjukkan menghargai pendapat teman melalui kegiatan diskusi tentang arti pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan.* C. Peserta didik dapat membuat laporan tentang arti pentingnya kebersamaan dan persatuan melalui penelusuran materi di internet. D. Peserta didik dapat membuat laporan tentang arti pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan melalui penelusuran materi di internet. E. Peserta didik dapat menunjukkan perilaku mandiri melalui bermain peran tentang arti pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan.* 22. Seorang guru kelas IV mengajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan elemennya UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, materi yang akan disampaikan pada elemen ini adalah hak dan kewajiban peserta didik di rumah dan di sekolah. Dalam konteks pembelajaran berbasis proyek, tindakan yang dilakukan oleh guru adalah.... A. memilih proyek yang relevan dengan tahap perkembangan dan minat peserta didik* B. menilai proyek berdasarkan pada kesamaan hasil dari proyek yang dibuat peserta didik C. memberikan proyek yang didasarkan pada keinginan dari peserta didik D. memberikan proyek yang didasarkan pada lembar kerja peserta didik yang telah ditetapkan E. melaksanakan proyek sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan peserta didik 23. Pak Putra guru kelas IV di SD Antasari akan membelajarkan materi keragaman budaya di Indonesia. Dalam mengajar, Pak Putra menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Di kelas Pak Putra terdapat dua golongan gaya belajar, yaitu gaya belajar auditori dan kinestetik. Untuk memfasilitasi semua peserta didiknya dalam belajar, Pak Putra mengembangkan materi keragaman budaya yang..... A. memudahkan guru dalam mengevaluasi peserta didik B. memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada peserta didik C. menyediakan lebih banyak informasi dalam waktu yang singkat pada peserta didik D. memenuhi berbagai gaya belajar peserta didik dan membuat pembelajaran lebih menarik* E. memastikan penyampaian materi lebih cepat dan lebih mudah dipahami oleh peserta didik 24. Seorang guru sedang merancang modul pembelajaran IPA untuk peserta didik kelas V SD dengan latar belakang kebutuhan belajar yang berbeda. Peserta didik A memiliki minat dalam sains alam, sementara peserta didik B lebih tertarik pada aspek lingkungan. Cara guru supaya dapat merancang modul pembelajaran IPA yang dapat memenuhi kebutuhan belajar kedua peserta didik ini adalah ..... A. mengabaikan minat peserta didik dan menggunakan materi standar B. menyediakan modul terpisah untuk peserta didik A dan B C. mengintegrasikan konsep sains alam dan lingkungan dalam satu modul pembelajaran* D. meminta peserta didik A untuk mengajari peserta didik B E. mengurangi tingkat kesulitan materi agar sesuai untuk kedua peserta didik 25. Bu Novita yang akan mengajarkan materi IPA di kelas V SD menghadapi kelas dengan peserta didik yang memiliki gaya belajar yang berbeda. Toni lebih suka belajar melalui mendengarkan penjelasan, Sekar lebih memahami melalui visualisasi, dan Jajat belajar lebih baik dengan melakukan eksperimen langsung. Sebagai seorang guru SD, bagaimana cara guru supaya dapat mengembangkan konten pembelajaran IPA SD yang dapat memfasilitasi ketiga gaya belajar peserta didik tersebut? Pilihlah cara yang benar dengan memberi tanda centang (√)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. Memberikan penjelasan lisan dengan detail. B. Menggunakan gambar dan diagram tanpa penjelasan verbal C. Menyediakan LKPD untuk melakukan eksperimen dengan memanfaatkan media audio dan visual. D. Mengintegrasikan penjelasan lisan, visualisasi, dan eksperimen dalam konten pembelajaran.* E. Memberikan tugas tulis panjang kepada siswa sebagai metode evaluasi. 26. Pada saat pembelajaran memahami ide pokok teks informatif, anak kelas III yang memiliki kemampuan kognitif di bawah rata-rata mengalami ketertinggalan. Salah satu perlakuan guru yang tepat untuk mengatasi kondisi anak tersebut adalah..... A. pengayaan B. percepatan C. pemadatan D. pemodelan E. komunikatif* 27. Dalam satu kelas terdapat tiga peserta didik dengan kebutuhan khusus, yakni tuna netra. Salah satu tindakan yang perlu dilakukan oleh guru kelas tersebut dalam hal konten belajar yakni.... Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. menyediakan materi berupa audio book untuk ketigaanak tersebut B. membuat rangkuman materi dalam format huruf yang dapat dibaca oleh mereka* C. menggunakan media pembelajaran yang berasal dari luar negeri untuk ketiga anak tersebut D. memindahkan materi pada aplikasi yang dapat diakses oleh ketiga anak tersebut* E. memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada tiga anak tersebut kemudian melaksanakan pembelajaran untuk yang lain 28. Seorang guru IPA kelas V SD akan mengimplementasikan teknologi dalam pembelajaran, termasuk penggunaan platform daring, aplikasi pembelajaran, dan perangkat lunak interaktif dalam mengajarkan materi dengan tujuan merefleksikan bagaimana perubahan kondisi alam di permukaan bumi terjadi akibat faktor alam maupun perbuatan manusia. Dalam konteks penggunaan teknologi dalam pembelajaran, rancangan penggunaan teknologi berikut tepat untuk dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar adalah.... A. menyalin catatan dari layar proyektor ke buku catatan siwa B. menggunakan aplikasi papan virtual yang dapat berbagi tentang materi, contoh, dan kuis* C. menonton video di sosial media dan menyalin ke buku tulis D. mencetak semua materi pembelajaran dalam bentuk pdf untuk dibaca secara fisik E. menyimpan semua materi di layanan penyimpanan daring dan menyampaikan tautannya pada siswa 29. Sebuah modul ajar IPAS di sekolah dasar kelas V mencakup konsep tentang struktur dan fungsi tumbuhan. Indikator soal dengan level kognitif C4 yang dapat disusun oleh guru untuk mengukur ketercapaian konten tentang struktur dan fungsi tumbuhan dalam modul ajar IPAS tersebut adalah peserta didik dapat.... A. menggambar tumbuhan dengan benar dengan detail B. menyebutkan nama-nama tumbuhan dengan detail C. menganalisis bagian tumbuhan dan menjelaskan fungsinya dengan detail* D. menanam tumbuhan di kebun sekolah dengan baik E. menuliskan manfaat tumbuhan bagi lingkungan dengan detail 30. Dalam menghadapi permasalahan motivasi belajar perserta didik level SD kelas V, Bu Indah memutuskan untuk mengintegrasikan permainan tradisional dalam desain pembelajaran IPA materi rantai makanan. Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap jenis permainan tradisional yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran tersebut! Pernyataan Permainan tradisonal dakon (congklak) = Benar Ular naga = Benar Permainan bentengan = Benar Permainan bekel = Benar Permainan lompat karet = Benar 31. Pada sebuah pembelajaran bahasa Indonesia SD kelas II, guru sedang mengajarkan kemampuan berbicara dengan santun pada siswanya. Namun, ada satu siswa, Tania, yang memiliki kemampuan rendah dan keinginan yang rendah untuk mengikuti pembelajaran. Dia selalu menolak untuk praktik berbicara. Berikut ini adalah langkah pembelajaran yang tepat untuk membantu Tania. Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan yang sesuai! Pernyataan Membangun rasa percaya diri dengan memberikan beberapa contoh melalui video anak sedang praktik bercerita di depan kelas. = Benar Membangkitkan rasa ingin tahu dengan mengajaknya belajar sambil bermain bersama secara berpasangan/kelompok. = Benar Memberikan pemahaman tentang pentingnya kemampuan berbicara. = Benar Memberikan beragam media pembelajaran dan LKPD agar Tania lebih nyaman belajar. = Benar Memberikan penjelasan tentang cara bercerita yang mudah dan efektif. = Benar 32. Alangkah bingungnya Pak Dani ketika mengajar pada dua jam terakhir. Bagaimana tidak bingung, peserta didik ditanya hanya diam. Mereka sama sekali tidak berani berucap sepatah kata pun. Mereka hanya saling melirik ke teman satu dan lainnya. Tindakan Pak Dani yang tepat adalah..... A. meminta peserta didik keluar untuk mencuci muka B. memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya* C. menyebut nama peserta didik untuk menjawab secara bergantian D. meminta peserta didik untuk menuliskan pertanyaannya E. membentuk kelompok dan peserta didik diminta untuk diskusi kelompok 33. Seorang guru akan mengajarkan kompetensi menganalisis pengaruh letak geografi Indonesia terhadap kondisi alam dan lingkungan. Guru tersebut juga berupaya mengembangkan kemampuan literasi peserta didiknya. Agar kedua tujuan tersebut dapat dicapai, langkah literat yang dapat dilakukan oleh guru untuk peserta didik adalah... Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√)! Jawaban benar lebih dari satu. A. memberikan waktu kepada peserta didik selama 15 menit untuk membaca buku apapun dan meringkas hasil bacaannya. B. melakukan diskusi untuk melakukan laporan tertulis hasil identifikasi letak geografis Indonesia dan mengomunikasikannya di depan kelas.* C. menyiapkan instrumen pengukuran pemahaman peserta didik tentang letak geografis dan pengaruhnya pada alam dan lingkungan.* D. peserta didik diminta mencari informasi dalam berbagai moda tentang letak geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap alam dan lingkungan alam.* E. peserta didik diminta untuk berdiskusi tentang informasi yang didapatkan dari hasil membaca beragam referensi tentang letak geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap alam dan lingkungan alam.* 34. Dalam upaya mengembangkan kemampuan numerasi peserta didik, seorang guru SD perlu merancang strategi pembelajaran yang mendukung pemahaman konsep matematika. Terdapat beberapa cara supaya guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi perkembangan numerasi yang optimal. Cara yang dapat dilakukan guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan numerasi peseta didik adalah..... Pilihlah jawaban cara yang benar dengan memberi tanda centang (V)! Jawaban benar bisa lebih dari satu. A. menyajikan materi hanya dalam bentuk teks visual yang jelas B. memanfaatkan alat peraga untuk memvisualisasikan konsep numerasi* C. menyiapkan LKPD untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan numerasi antar peserta didik* D. menggunakan sumber belajar buku teks yang disediakan sekolah E. menggunakan penjelasan klasikal dengan meminimalisir penjelasan konsep numerasi 35. Dalam upaya mengembangkan kemampuan numerasi peserta didik, seorang guru SD perlu memilih konten materi yang tepat untuk memfasilitasi pemahaman konsep matematika secara menyeluruh. Materi yang paling efektif dalam mengembangkan pemahaman numerasi peserta didik adalah.... A. mengajarkan rumus matematika yang abstraksi B. memberikan latihan hitungan berulang tanpa variasi supaya lebih fokus C. mendahulukan kemampuan literasi dibanding numerasi D. memperkenalkan berbagai metode penyelesaian masalah matematika* E. memberikan penjelasan tentang pentingnya numerasi 36. Seorang guru sedang mengajar di kelas dan mendapati seorang peserta didik yang terus menerus mengganggu proses pembelajaran. Guru tersebut tahu bahwa peserta didik ini memiliki masalah di rumah yang mempengaruhi perilakunya di sekolah. Sebagai guru yang ingin menerapkan makna, tujuan, dan pandangan hidupnya berdasarkan prinsip moral dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, tindakan yang sebaiknya Anda lakukan jika menjadi guru tersebut adalah.... A. Mengajak peserta didik tersebut berbicara secara pribadi setelah kelas selesai untuk memahami masalah yang dihadapinya dan mencari solusi Bersama.* B. Meminta peserta didik tersebut untuk keluar dari kelas sejenak untuk merenungkan perbuatannya dan meminta kembali belajar setelah berjanji untuk tidak melakukan hal tersebut lagi. C. Memberikan teguran keras di depan seluruh kelas agar peserta didik tersebut tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut. D. Menyampaikan perilaku peserta didik tersebut kepada kepala sekolah dan orang tua untuk menemukan akar permasalahannya E. Memaklumi perilaku peserta didik tersebut dan melanjutkan pembelajaran seperti biasanya serta mengajak peserta didik lain untuk memahaminya. 37. Anda adalah seorang guru di sebuah sekolah dasar. Suatu hari, Anda mengetahui bahwa salah satu rekan kerja Anda, yang juga seorang guru, memberikan nilai yang tidak adil kepada beberapa peserta didik karena alasan pribadi. Anda tahu bahwa tindakan ini melanggar kode etik guru. Sebagai rekan kerja sekaligus guru, yang harus Anda lakukan untuk menangani situasi ini dengan tetap menerapkan kode etik guru dalam bekerja dan pembelajaran adalah... A. Mengabaikan masalah ini karena tidak ingin terlibat konflik dengan rekan kerja dan fokus pada pekerjaan Anda sendiri B. Mengumpulkan bukti-bukti dan melaporkan rekan kerja tersebut secara anonim ke komite etik sekolah untuk ditindaklanjut C. Mengajak rekan kerja tersebut berbicara secara pribadi untuk memahami alasannya dan menasihatinya agar memperbaiki nilai peserta didik sesuai dengan kinerja mereka D. Mendiskusikan masalah ini dengan kepala sekolah dan meminta agar kepala sekolah menindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang ada.* E. Menegur rekan kerja tersebut secara langsung di depan guru-guru lain agar dia merasa malu dan tidak mengulangi 38. Setelah mengajar satu semester, Anda menyadari bahwa beberapa metode pengajaran yang Anda gunakan tidak memberikan hasil yang maksimal bagi perkembangan peserta didik. Anda ingin meningkatkan efektivitas pengajaran Anda di semester berikutnya. Bentuk refleksi dan perencanaan kebutuhan pengembangan diri yang berpusat pada peserta didik yang bisa Anda buat adalah..... A. Merefleksi diri sendiri atas hasil yang kurang memuaskan dan mencoba menemukan metode pengajaran baru tanpa melibatkan peserta didik B. Mendiagnosa metode pengajaran yang mereka anggap efektif dan merencanakan strategi baru berdasarkan masukan dari peserta didik dan rekan sejawat* C. Merasa metode pengajaran sudah efektif dilakukan, hasil refleksi yang ada belum tentu menunjukkan hasil yang sebenarnya D. Menggunakan hasil refleksi menjadi bahan renungan diri agar menjadi semester berikutnya menjadi lebih baik lagi E. Mengikuti pelatihan profesional secara mandiri dan mengujicobakan penerapan semua metode yang dipelajari pada peserta didiknya 39. Setelah mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri, Anda mendapatkan banyak metode baru yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Cara yang bisa Anda gunakan untuk menerapkan hasil pengembangan diri ini agar kualitas pembelajaran meningkat adalah... A. Menyimpan metode baru yang dipelajari untuk digunakan di masa depan, karena merasa saat ini sudah memiliki metode yang cukup baik B. Mengidentifikasi kebutuhan spesifik peserta didik, kemudian memilih dan menyesuaikan metode yang paling relevan sebelum menerapkannya di kelas* C. Mengikuti pelatihan profesional secara mandiri dan mengujicobakan penerapan semua metode yang dipelajari pada peserta didiknya D. Menerapkan semua metode baru secara bersamaan tanpa menyesuaikannya dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik E. Memilih beberapa metode yang dianggap paling inovatif dan menerapkannya di kelas tanpa melakukan evaluasi sebelumnya 40. Seorang guru menyadari bahwa beberapa peserta didik di kelasnya mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran dan kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Guru tersebut ingin meningkatkan interaksi aktif dan empatik dalam kelas untuk memastikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Tindakan yang harus Anda ambil jika menjadi guru tersebut adalah.... A. Memberikan tugas kelompok yang mendorong kolaborasi antar peserta didik, sambil aktif berkeliling kelas untuk memberikan bantuan dan dorongan saat diperlukan B. Memberikan kuis singkat di awal setiap pelajaran untuk mengecek pemahaman peserta didik, namun tetap fokus pada metode pengajaran tradisional C. Menambahkan sesi tanya jawab di akhir setiap pelajaran, memberikan poin tambahan bagi peserta didik yang aktif bertanya atau menjawab pertanyaan D. Mengatur waktu khusus di luar jam pelajaran untuk sesi bimbingan individu dengan peserta didik yang mengalami kesulitan, mendengarkan masalah mereka, dan memberikan bantuan tambahan secara personal* E. Menggunakan metode ceramah dengan memberikan contoh-contoh praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik dan sesekali mengajukan pertanyaan untuk memastikan perhatian peserta didik 41. Seorang guru mengamati bahwa beberapa peserta didik sering terlibat dalam kegiatan bermain yang berisiko saat istirahat, seperti memanjat pagar dan berlari di sekitar area yang licin. Guru khawatir hal ini dapat membahayakan keselamatan mereka. Tindakan yang seharusnya guru tersebut lakukan untuk menerapkan kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan peserta didik adalah.... A. mengarahkan peserta didik untuk bermain di area yang aman dan memperkenalkan permainan alternatif yang lebih aman dan menyenangkan B. mengabaikan kegiatan tersebut, dengan anggapan bahwa peserta didik akan belajar dari kesalahan mereka sendiri dan memahami risiko C. mengarahkan peserta didik untuk bermain di area yang aman dan memperkenalkan permainan alternatif yang lebih aman dan menyenangkan D. mengadakan pertemuan dengan orang tua peserta didik untuk mendiskusikan kekhawatiran tentang keselamatan dan meminta mereka untuk memberi tahu anak-anak mereka tentang bahaya bermain di tempat berisiko* E. memberikan teguran keras dan hukuman kepada peserta didik yang terlibat dalam kegiatan berisiko untuk menekankan pentingnya keselamatan 42. Seorang guru di sekolah Anda mengamati bahwa hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran tertentu menurun secara signifikan. Sekolah memutuskan untuk membentuk tim kerja yang terdiri dari beberapa guru untuk mencari solusi dan strategi yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Inisiatif yang seharusnya Anda berikan untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan pembelajaran adalah..... A. Menunggu instruksi lebih lanjut dari ketua tim sebelum mengambil tindakan atau mengajukan ide strategi meningkatkan hasil belajar B. Mengusulkan untuk mengadakan rapat mingguan tim guna membahas kemajuan dan tantangan yang dihadapi, serta berbagi ide-ide baru untuk meningkatkan pembelajaran* C. Menyusun rencana pembelajaran individu dan menerapkannya di kelas sendiri tanpa melibatkan anggota tim lain D. Mengumpulkan data dari peserta didik melalui survei atau wawancara untuk memahami penyebab menurunnya hasil belajar dan membagikan temuan tersebut kepada tim E. Memberikan masukan hanya ketika diminta oleh anggota tim lain atau oleh ketua tim mengenai strategi meningkatkan hasil belajar 43. Seorang guru menyadari bahwa beberapa peserta didik mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran karena kurangnya dukungan pembelajaran di rumah. Guru tersebut ingin membantu orang tua/wali agar dapat lebih efektif mendukung pembelajaran anak-anak mereka di rumah. Tindakan yang seharusnya guru lakukan adalah A. Menyusun modul pembelajaran yang bisa diakses oleh orang tua/wali secara online tanpa adanya komunikasi langsung B. Mengadakan pertemuan rutin dengan orang tua/wali untuk memberikan panduan dan strategi pembelajaran di rumah, serta mendengarkan umpan balik mereka* C. Memberikan tugas tambahan kepada peserta didik untuk dikerjakan di rumah dengan harapan orang tua/wali akan terlibat dalam proses pembelajaran D. Mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi pesan setiap minggu untuk mengingatkan orang tua/wali tentang tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh anak-anak mereka E. Mengundang orang tua/wali untuk datang ke sekolah saat acara khusus dan memberikan penjelasan singkat tentang pentingnya keterlibatan mereka dalam pembelajaran di rumah 44. Seorang guru ingin melibatkan orang tua/wali dan masyarakat dalam proses pembelajaran untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik dan membuat pembelajaran lebih berpusat pada peserta didik. Tindakan yang seharusnya guru lakukan adalah ..... A. Mengundang orang tua/wali untuk datang ke kelas hanya saat acara-acara tertentu seperti pameran karya peserta didik, tanpa melibatkan mereka secara rutin dalam pembelajaran B. Menyusun modul pembelajaran yang sepenuhnya disusun oleh guru, kemudian meminta orang tua/wali untuk memastikan anak-anak mereka menyelesaikan tugas- tugas di rumah C. Mengirimkan survei kepada orang tua/wali untuk mengetahui minat mereka dalam berpartisipasi dalam pembelajaran, namun tidak menindaklanjutinya dengan tindakan konkret D. Mengadakan sesi wawancara dengan orang tua/wali untuk memahami keahlian dan pengalaman mereka yang bisa dibagikan dalam kelas, lalu menyusun jadwal kunjungan atau sesi berbagi di kelas* E. Menyusun program pembelajaran yang melibatkan proyek-proyek berbasis komunitas, namun tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan orang tua/wali dan masyarakat tentang kontribusi mereka 45. Seorang guru baru bergabung dengan sebuah organisasi profesi guru yang aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru tersebut ingin berpartisipasi secara efektif dalam organisasi tersebut dan membantu memecahkan masalah pembelajaran. Tindakan yang seharusnya guru lakukan adalah..... A. Menghadiri setiap pertemuan dan kegiatan organisasi, serta menawarkan diri untuk menjadi pemimpin dalam proyek-proyek yang membutuhkan penyelesaian masalah B. Menghadiri pertemuan organisasi secara pasif, hanya mendengarkan diskusi tanpa berkontribusi ide atau solusi C. Menghadiri beberapa pertemuan dan memilih proyek yang sesuai dengan keahliannya, kemudian berkontribusi dengan ide-ide dan solusi yang relevan* D. Menghadiri kegiatan organisasi ketika memiliki waktu luang, namun tidak terlibat dalam diskusi atau proyek yang sedang berjalan E. Menjadi anggota organisasi tersebut sebagai wujud kontribusi sebagai guru, tanpa berpartisipasi aktif dalam kegiatan atau diskusi apapun 46. Sebagai pengelola dana BOS, Bu Ana diminta oleh kepala sekolah membuat kuitansi kosong. Belakangan Bu Ana tahu jika kepala sekolahnya membeli laptop baru dan menggunakan kuitansi kosong yang pernah dibuatnya untuk kegiatan yang sebenarnya tidak pernah ada. Yang akan Anda lakukan jika Anda menjadi Bu Ana adalah.... A. Merasa menyesal dan menyampaikan kepada kepala sekolah ketidaknyamanan yang dirasakan atas praktik tidak baik tersebut* B. Membiarkan saja dan memilih untuk tidak bereaksi, biarlah menjadi urusan kepala sekolah saja yang tidak jujur C. Membuat tulisan lepas di media sosial agar kepala sekolah tersebut mendapatkan sanksi sosial D. Membicarakannya dengan sesama kolega guru karena bingung harus berbuat apa di tengah situasi yang tidak benar ini E. Menyesal telah menuruti perintah kepala sekolah tanpa mencoba melakukan sesuatu 47. Pak Rio mendapati di sekolah tempat mutasinya rekan kerja yang tidak ramah dan suka mengusik. Suatu hari rekan kerja sesama guru tersebut membicarakan hal-hal buruk tentang Pak Rio di belakangnya dan Pak Rio mendengar hal tersebut. Jika menjadi Pak Rio, maka yang akan Anda lakukan adalah ..... A. Melaporkan perbuatan rekan tersebut ke kepala sekolah agar segera ditegur B. Menegur secara personal dan mengajak rekan tersebut bicara dari hati ke hati* C. Menegur dengan kasar karena sudah tidak tahan dengan perlakuan rekan tersebut D. Mendiamkannya dan tidak menghiraukan nama baiknya difitnah E. Membalasnya dengan ikut membicarakan hal buruk tentang rekan guru tersebut 48. Pak Putera membuat rancangan pembelajaran esok hari dengan media digital yang kontennya disesuaikan dengan materi membaca denah. Di tengah proses membuat bahan ajarnya, Pak Putera diminta kepala sekolah untuk membantu menyelesaikan nilai rapot yang belum selesai dientri. Jika saya sebagai Pak Putera maka yang akan saya lakukan adalah..... A. Memutuskan menyusun konten media digital materi membaca denah sebagai prioritas karena merasa bahwa konten media digital materi membaca denah merupakan bagian penting dalam perangkat pembelajaran, sedangkan tugas mengentri nilai rapot bisa dikembalikan ke kepala sekolah B. Memutuskan untuk merespon tugas mengentri nilai rapot karena diminta langsung oleh kepala sekolah dan berpikir bahwa penyusunan konten media digital materi membaca denah untuk peserta didik bisa dibatalkan C. Memutuskan meminta bantuan orang lain untuk mengentri nilai rapot, kemudian mengerjakan penyusunan konten media digital materi membaca denah karena kedua tugas tersebut sama-sama penting dan harus diselesaikan D. Memutuskan menyusun konten media digital materi membaca denah sebagai prioritas karena merasa bahwa membuat konten media digital materi membaca denah merupakan salah satu tugas utamanya sebagai pendidik dalam mendesain pembelajaran yang efektif, bermakna, & menyenangkan, sedangkan mengentri nilai rapot bisa dikerjakan di waktu jeda.* E. Memutuskan mengentri nilai rapot sebagai prioritas karena merupakan tugas langsung dari kepala sekolah, sedangkan membuat perangkat pembelajaran berupa bahan ajar bisa diganti dengan hanya menggunakan buku pegangan yang sudah disediakan oleh pemerintah 49. Salah satu kode etik guru adalah menghargai dan menghormati hak asasi manusia serta keanekaragaman budaya. Seorang rekan guru di tempat Anda bekerja senang sekali menertawakan logat bahasa siswa yang berasal dari suku tertentu. Sebagai rekan sejawat yang memahami prinsip etika guru Indonesia, yang bisa Anda lakukan adalah.... A. Melaporkan sikap tidak etis tersebut ke kepala sekolah agar dibahas di rapat guru B. Menegur secara personal dan mengajak rekan guru tersebut untuk kembali kepada kode etik guru Indonesia* C. Membalas menirukan logat rekan tersebut agar dia tahu bahwa hal tersebut tidak menyenangkan D. Membiarkan sikap rekan guru tersebut karena bukan urusan kita E. Menegur rekan guru tersebut dengan kasar agar jera dan tidak mengulang hal tersebut 50. Berdasarkan analisis hasil diagnostic assessment ditemukan siswa yang heterogen kemampuanya. Anda sebagai seorang guru mengamati selama proses pembelajaran berlangsung, terdapat 3 kelompok kemampuan siswa yaitu pandai, sedang, kurang. Tindakan yang Anda lakukan agar pembelajaran berdiferensiasi bisa berjalan dengan efektif adalah .... A. Mengelompokkan siswa berdasarkan diferensiasinya, dimana setiap kelompok terdiri dari kombinasi siswa yang pandai, sedang, dan kurang supaya bisa saling membantu dan berkolaborasi dalam diskusi di masing-masing kelompoknya B. Mengelompokkan siswa berdasarkan diferensiasinya, dimana setiap kelompok terdiri dari siswa yang pandai, sedang, dan kurang sehingga terjadi saling asah, asih, asuh dan guru tidak memberikan pendampingan karena siswa sudah diskusi mandiri dalam kelompoknya C. Mengelompokkan siswa berdasarkan diferensiasinya, setiap kelompok terdiri dari siswa yang pandai, sedang, dan kurang sehingga terjadi saling asah, asih, asuh dimana guru memberikan fasilitasi pendampingan bimbingan ke setiap kelompok secara menyeluruh* D. Memberikan kebebasan kepada semua siswa untuk memilih teman yang cocok dan sesuai keinginannya dalam membentuk kelompoknya masing-masing, supaya peserta didik merasa nyaman dan tanpa beban E. Mengelompokan siswa sesuai kemampuannya, siswa yang pandai kedalam kelompok sesama yang pandai demikian juga terhadap siswa yang sedang dan kurang supaya perta didik bisa diskusi sesuai level kemampuanya.

Tuesday, October 8, 2024

CARA MENGISI SULINGJAR

Survei Lingkungan Belajar bertujuan memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil asesmen nasional secara komprehensif memberikan profil satuan pendidikan dari input-proses-output. Setiap respons yang diberikan bapak/ibu diharapkan dapat mencerminkan kondisi satuan pendidikan sesungguhnya dan menjadi informasi reflektif. Oleh karena itu; kejujuran, keaktifan, serta kelengkapan dalam pengisian survei lingkungan belajar; menjadi kunci kualitas informasi yang akan diterima oleh satuan pendidikan. Kepala Sekolah dan Pendidik melaksanakan AN dengan mengisi Survei Lingkungan Belajar secara mandiri melalui laman https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ dalam jangka waktu 4 hari antara tanggal 20 – 23 September 2021. Bagi Pendidik yang mengajar lebih dari 1 (satu) Lembaga, maka mempunyai kewajiban mengisi Survei Lingkungan Belajar di setiap tempat pengugasan. Untuk Jenjang Satuan Pendidikan lainnya menyesuaikan Jadwal ANBK per Jenjang. Cara Mendapatkan Akun dan Token Survei Lingkungan Belajar Berikut ini kami uraikan langkah-langkah untuk mendapatkan akun dan Token peserta Survei Lingkungan Belajar: Langkah 1. Akses halaman resminya di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id . Silakan akses halaman di atas untuk masuk ke dashboard akun survei lingkungan belajar. Langkah 2. Silakan login dengan SSO. Dalam Hal ini Login yang digunakan adalah akun Operator Sekolah masing-masing. Akun ini adalah akun yang dipegang oleh para ADMIN DAPODIK sekolah di satuan Pendidikan masing-masing. Langkah 3. Masuk Halaman Dasbor. Setelah Anda berhasil masuk ke dashboard, silahkan cetak kartu untuk para Guru dan Kepala Sekolah di Satuan pendidikan tersebut. Langkah 4. Cetak Kartu Peserta Bagi para ADMIN DAPODIK Sekolah, silahkan cetak kartu peserta Survei Lingkungan Belajar (File akan terdownload otomatis ketika Anda mengklik 'Cetak Kartu SLB' . File tersedia dalam Bentuk PDF. Langkah 4. Isi Survei Lingkungan Belajar Setelah memiliki kartu login, silahkan mulai mengisi survei di link yang telah disediakan yaitu https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ Langkah 5. Isi data di halaman Survei Langkah selanjutnya adalah Silahkan Isi data yang diminta seperti : 1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). 2. Tanda. 3. Nomor Induk Kependidikan (NIK). 4. Tanggal Lahir. Jadwal pengisian survei lingkungan belajar : SMK, MAK, Paket C, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 20 – 23 September 2021 SMA, MA, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 27 – 30 September 2021 SMP, MTs, Paket B, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 4 – 7 Oktober 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang I : Senin – Kamis, 8 – 11 November 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang II : Senin – Kamis, 15 – 18 November 2021 ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dalam jangka waktu 4 hari sesuai dengan jadwal AN satuan pendidikan masing-masing; ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dengan menggunakan perangkat komputer, laptop, atau gawai di satuan pendidikan atau di tempat masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan; ⦁ pengisian survei dilakukan secara mandiri tanpa bertanya atau bekerja sama dengan peserta lain; dan ⦁ mengisi survei sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya.

SULINGJAR, CARA MENDAPATKAN TOKEN' DAN CARA PENGISIANNYA

Survei Lingkungan Belajar bertujuan memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil asesmen nasional secara komprehensif memberikan profil satuan pendidikan dari input-proses-output. Setiap respons yang diberikan bapak/ibu diharapkan dapat mencerminkan kondisi satuan pendidikan sesungguhnya dan menjadi informasi reflektif. Oleh karena itu; kejujuran, keaktifan, serta kelengkapan dalam pengisian survei lingkungan belajar; menjadi kunci kualitas informasi yang akan diterima oleh satuan pendidikan. Kepala Sekolah dan Pendidik melaksanakan AN dengan mengisi Survei Lingkungan Belajar secara mandiri melalui laman https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ dalam jangka waktu 4 hari antara tanggal 20 – 23 September 2021. Bagi Pendidik yang mengajar lebih dari 1 (satu) Lembaga, maka mempunyai kewajiban mengisi Survei Lingkungan Belajar di setiap tempat pengugasan. Untuk Jenjang Satuan Pendidikan lainnya menyesuaikan Jadwal ANBK per Jenjang. Cara Mendapatkan Akun dan Token Survei Lingkungan Belajar Berikut ini kami uraikan langkah-langkah untuk mendapatkan akun dan Token peserta Survei Lingkungan Belajar: Langkah 1. Akses halaman resminya di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id . Silakan akses halaman di atas untuk masuk ke dashboard akun survei lingkungan belajar. Langkah 2. Silakan login dengan SSO. Dalam Hal ini Login yang digunakan adalah akun Operator Sekolah masing-masing. Akun ini adalah akun yang dipegang oleh para ADMIN DAPODIK sekolah di satuan Pendidikan masing-masing. Langkah 3. Masuk Halaman Dasbor. Setelah Anda berhasil masuk ke dashboard, silahkan cetak kartu untuk para Guru dan Kepala Sekolah di Satuan pendidikan tersebut. Langkah 4. Cetak Kartu Peserta Bagi para ADMIN DAPODIK Sekolah, silahkan cetak kartu peserta Survei Lingkungan Belajar (File akan terdownload otomatis ketika Anda mengklik 'Cetak Kartu SLB' . File tersedia dalam Bentuk PDF. Langkah 4. Isi Survei Lingkungan Belajar Setelah memiliki kartu login, silahkan mulai mengisi survei di link yang telah disediakan yaitu https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ Langkah 5. Isi data di halaman Survei Langkah selanjutnya adalah Silahkan Isi data yang diminta seperti : 1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). 2. Tanda. 3. Nomor Induk Kependidikan (NIK). 4. Tanggal Lahir. Jadwal pengisian survei lingkungan belajar : SMK, MAK, Paket C, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 20 – 23 September 2021 SMA, MA, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 27 – 30 September 2021 SMP, MTs, Paket B, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 4 – 7 Oktober 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang I : Senin – Kamis, 8 – 11 November 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang II : Senin – Kamis, 15 – 18 November 2021 ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dalam jangka waktu 4 hari sesuai dengan jadwal AN satuan pendidikan masing-masing; ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dengan menggunakan perangkat komputer, laptop, atau gawai di satuan pendidikan atau di tempat masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan; ⦁ pengisian survei dilakukan secara mandiri tanpa bertanya atau bekerja sama dengan peserta lain; dan ⦁ mengisi survei sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya.

CARA MENGETAHUI TOKEN SULINGJAR

Survei Lingkungan Belajar bertujuan memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil asesmen nasional secara komprehensif memberikan profil satuan pendidikan dari input-proses-output. Setiap respons yang diberikan bapak/ibu diharapkan dapat mencerminkan kondisi satuan pendidikan sesungguhnya dan menjadi informasi reflektif. Oleh karena itu; kejujuran, keaktifan, serta kelengkapan dalam pengisian survei lingkungan belajar; menjadi kunci kualitas informasi yang akan diterima oleh satuan pendidikan. Kepala Sekolah dan Pendidik melaksanakan AN dengan mengisi Survei Lingkungan Belajar secara mandiri melalui laman https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ dalam jangka waktu 4 hari antara tanggal 20 – 23 September 2021. Bagi Pendidik yang mengajar lebih dari 1 (satu) Lembaga, maka mempunyai kewajiban mengisi Survei Lingkungan Belajar di setiap tempat pengugasan. Untuk Jenjang Satuan Pendidikan lainnya menyesuaikan Jadwal ANBK per Jenjang. Cara Mendapatkan Akun dan Token Survei Lingkungan Belajar Berikut ini kami uraikan langkah-langkah untuk mendapatkan akun dan Token peserta Survei Lingkungan Belajar: Langkah 1. Akses halaman resminya di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id . Silakan akses halaman di atas untuk masuk ke dashboard akun survei lingkungan belajar. Langkah 2. Silakan login dengan SSO. Dalam Hal ini Login yang digunakan adalah akun Operator Sekolah masing-masing. Akun ini adalah akun yang dipegang oleh para ADMIN DAPODIK sekolah di satuan Pendidikan masing-masing. Langkah 3. Masuk Halaman Dasbor. Setelah Anda berhasil masuk ke dashboard, silahkan cetak kartu untuk para Guru dan Kepala Sekolah di Satuan pendidikan tersebut. Langkah 4. Cetak Kartu Peserta Bagi para ADMIN DAPODIK Sekolah, silahkan cetak kartu peserta Survei Lingkungan Belajar (File akan terdownload otomatis ketika Anda mengklik 'Cetak Kartu SLB' . File tersedia dalam Bentuk PDF. Langkah 4. Isi Survei Lingkungan Belajar Setelah memiliki kartu login, silahkan mulai mengisi survei di link yang telah disediakan yaitu https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ Langkah 5. Isi data di halaman Survei Langkah selanjutnya adalah Silahkan Isi data yang diminta seperti : 1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). 2. Tanda. 3. Nomor Induk Kependidikan (NIK). 4. Tanggal Lahir. Jadwal pengisian survei lingkungan belajar : SMK, MAK, Paket C, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 20 – 23 September 2021 SMA, MA, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 27 – 30 September 2021 SMP, MTs, Paket B, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 4 – 7 Oktober 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang I : Senin – Kamis, 8 – 11 November 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang II : Senin – Kamis, 15 – 18 November 2021 ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dalam jangka waktu 4 hari sesuai dengan jadwal AN satuan pendidikan masing-masing; ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dengan menggunakan perangkat komputer, laptop, atau gawai di satuan pendidikan atau di tempat masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan; ⦁ pengisian survei dilakukan secara mandiri tanpa bertanya atau bekerja sama dengan peserta lain; dan ⦁ mengisi survei sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya.

CARA MENDAPATKAN AKUN DAN TOKEN SULINGJAR TAHUN 2024

Survei Lingkungan Belajar bertujuan memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil asesmen nasional secara komprehensif memberikan profil satuan pendidikan dari input-proses-output. Setiap respons yang diberikan bapak/ibu diharapkan dapat mencerminkan kondisi satuan pendidikan sesungguhnya dan menjadi informasi reflektif. Oleh karena itu; kejujuran, keaktifan, serta kelengkapan dalam pengisian survei lingkungan belajar; menjadi kunci kualitas informasi yang akan diterima oleh satuan pendidikan. Kepala Sekolah dan Pendidik melaksanakan AN dengan mengisi Survei Lingkungan Belajar secara mandiri melalui laman https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ dalam jangka waktu 4 hari antara tanggal 20 – 23 September 2021. Bagi Pendidik yang mengajar lebih dari 1 (satu) Lembaga, maka mempunyai kewajiban mengisi Survei Lingkungan Belajar di setiap tempat pengugasan. Untuk Jenjang Satuan Pendidikan lainnya menyesuaikan Jadwal ANBK per Jenjang. Cara Mendapatkan Akun dan Token Survei Lingkungan Belajar Berikut ini kami uraikan langkah-langkah untuk mendapatkan akun dan Token peserta Survei Lingkungan Belajar: Langkah 1. Akses halaman resminya di https://dashboardslb.kemdikbud.go.id . Silakan akses halaman di atas untuk masuk ke dashboard akun survei lingkungan belajar. Langkah 2. Silakan login dengan SSO. Dalam Hal ini Login yang digunakan adalah akun Operator Sekolah masing-masing. Akun ini adalah akun yang dipegang oleh para ADMIN DAPODIK sekolah di satuan Pendidikan masing-masing. Langkah 3. Masuk Halaman Dasbor. Setelah Anda berhasil masuk ke dashboard, silahkan cetak kartu untuk para Guru dan Kepala Sekolah di Satuan pendidikan tersebut. Langkah 4. Cetak Kartu Peserta Bagi para ADMIN DAPODIK Sekolah, silahkan cetak kartu peserta Survei Lingkungan Belajar (File akan terdownload otomatis ketika Anda mengklik 'Cetak Kartu SLB' . File tersedia dalam Bentuk PDF. Langkah 4. Isi Survei Lingkungan Belajar Setelah memiliki kartu login, silahkan mulai mengisi survei di link yang telah disediakan yaitu https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ Langkah 5. Isi data di halaman Survei Langkah selanjutnya adalah Silahkan Isi data yang diminta seperti : 1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). 2. Tanda. 3. Nomor Induk Kependidikan (NIK). 4. Tanggal Lahir. Jadwal pengisian survei lingkungan belajar : SMK, MAK, Paket C, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 20 – 23 September 2021 SMA, MA, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 27 – 30 September 2021 SMP, MTs, Paket B, dan yang sederajat : Senin – Kamis, 4 – 7 Oktober 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang I : Senin – Kamis, 8 – 11 November 2021 SD, MI, Paket A, dan yang sederajat Gelombang II : Senin – Kamis, 15 – 18 November 2021 ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dalam jangka waktu 4 hari sesuai dengan jadwal AN satuan pendidikan masing-masing; ⦁ mengisi survei lingkungan belajar dengan menggunakan perangkat komputer, laptop, atau gawai di satuan pendidikan atau di tempat masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan; ⦁ pengisian survei dilakukan secara mandiri tanpa bertanya atau bekerja sama dengan peserta lain; dan ⦁ mengisi survei sesuai dengan keadaan dan kondisi yang sebenarnya.

Sunday, October 6, 2024

TEKS PIDATO PEMBINA UPACARA HARI SENIN

Ini adalah beberapa contoh teks atau pidato amanat pembina acara singkat pendek berbagai tema pembahasan, mulai dari tentang kebersihan, kedisiplinan, akhlak, tanggung jawab, lingkungan dan sebagainya. 1. Amanat Pembina Upacara Tentang Kedisiplinan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati seluruh bapak / ibu guru dan staf karyawan yang bekerja Dan tak lupa para siswa …. yang saya cintai dan saya banggakan Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanallahu Wata’ala yang telah melimpahkan karunianya kepada kita semua, sehingga di hari Senin ini kita semua bisa melaksanakan upacara tanpa ada halangan suatu apa. Tak lupa Shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi kita,l Nabi Muhammad SAW kepada keluarganya, sahabatnya dan para pengikutnya sampai akhir jaman. Anak-anakku semua Pada kesempatan pagi hari ini, ada beberapa hal yang hendak saya sampaikan. Yang pertama, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas upacara yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Selanjutnya, saya di sini akan menyampaikan mengenai kedisiplinan dalam melaksanakan kegiatan upacara bendera. Seperti yang kita tahu bahwa upacara bendera menjadi salah satu kegiatan yang membutuhkan disiplin tinggi. Tidak hanya bagi para petugas upacara, tetapi juga bagi para peserta upacara. Dalam hal ini, saya sampaikan bahwa anak-anak yang berbaris harus benar-benar mengikuti aba-aba yang diperintahkan oleh pemimpin setiap regu maupun pemimpin upacara. Tidak hanya mengenai kedisiplinan dalam baris berbaris, saya juga ingin menyampaikan mengenai kedisiplinan dalam hal berpakaian. Selalu saya ingatkan bahwa setiap siswa jika berada di lingkungan sekolah harus selalu memakai baju seragam yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di sekolahan. Dan jika sewaktu – waktu ada anak yang tidak memakai seragam dengan lengkap, maka harus tahu konsekuensi yang diberikan. Yakni berupa pemberian sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di sekolah. Dan yang terakhir yang ingin saya sampaikan kepada anak – anak sekalian yakni mengenai pentingnya membiasakan sikap disiplin sejak dini baik di lingkungan sekolah, rumah dan lain – lain. Dengan membiasakan sikap disiplin, maka anak akan terbiasa hidup teratur. Selain itu, anak-anak juga akan terlihat rapi dan tertib jika bisa menerapkan sikap disiplin dalam berpakaian dan lain – lain. Bahkan, anak – anak yang sudah terbiasa dalam mematuhi peraturan di sekolah, nantinya akan bisa hidup lebih teratur setelah beranjak dewasa nantinya. Mungkin itu saja amanat yang bisa saya sampaikan, semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada kekurangan dalam menyampaikan amanat ini, saya memohon maaf sebesar – besarnya. Wassalamualaikum warah matullahi wabarakatuh. 2. Amanat Pembina Upacara Kebersihan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati juga para guru dan staf karyawan Dan yang saya cintai dan banggakan seluruh siswa / siswi yang berbahagia pada pagi hari ini. Pertama – tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmatnya kepada kita, sehingga kita bisa kembali berkumpul di upacara bendera hari Senin dengan keadaan sehat walafiat. Tak lupa kita selalu sanjungkan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman yang gelap gulita menuju zaman yang terang benderang. Semoga, kita semua mendapatkan syafaat dari beliau pada yaumil akhir kelak aamiin aamin yarobal alamin… Pada kesempatan di pagi hari ini, ijinkan saya untuk menyampaikan sebuah amanat pembina upacara dengan tema kebersihan di lingkungan sekolah. Seperti yang kita semua tahu bahwa sekolah merupakan tempat untuk kegiatan belajar mengajar bagi seluruh siswa. Dimana, proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah pun dilakukan dari pagi hingga siang hari. Nah, di sekolah inilah semua siswa / siswi mendapatkan bimbingan dari para guru agar menjadi anak yang pandai dan berakhlak sopan santun. Sehingga, bimbingan inilah yang nantinya bisa menjadi anak yang berguna bagi keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara. Oleh karena itu, untuk bisa memupuk rasa yang nyaman ketika mengikuti proses belajar mengajar di sekolah, maka sebaiknya kita semua harus memiliki sikap bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan di sekolah. Dalam diri sendiri, saya sangat yakin jika kebersihan akan membuat kita semua lebih nyaman dan enak dalam proses belajar mengajar, bukan? Dengan begitu, maka kita semua akan terhindar dari semua penyakit – penyakit yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Adapun dalam menjaga kebersihan sekolah secara efektif dan efisien ini, tidak hanya petugas piket saja yang harus bekerja dan bertanggung jawab. Namun, juga perlu untuk dilakukan oleh semua warga sekolah. Salah satu contoh paling mudah yang bisa dilakukan dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah yakni seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret – coret meja, kursi, dinding dan lain – lain. Selain itu, bila anak – anak sedang buang air kecil sebaiknya disiram baik sebelum kencing maupun sesudah. Hal ini penting dilakukan agar tidak menimbulkan bau yang akan mengganggu warga sekolah yang lain ketika menggunakannya. Ya, mungkin itu saja amanat pembina upacara tentang kebersihan sekolah yang bisa saya sampaikan pada pagi hari ini. Semoga, anak – anak dan seluruh warga sekolah bisa bertanggung jawab dalam memelihara lingkungan sekolah dengan menjaga kebersihannya dengan baik. Demikianlah amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon maaf. Saya akhiri Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 3. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Sopan Santun Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati para guru dan staf karyawan yang bertugas Dan tak lupa seluruh siswa / siswi …. yang saya cintai dan saya banggakan. Puji syukur selalu kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan semua nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita bisa bertemu kembali pada upacara hari Senin di pagi yang berbahagian kali ini. Tak lupa kita selalu haturkan shalawat serta salam atas jujungan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Atas berkat jasa beliaulah kita semua bisa merasakan nikmat iman, islam, dan ihsan di pagi hari ini. Di kesempatan pada pagi hari ini, saya sebagai pembina upacara akan menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang perilaku / akhlak sopan santun yang perlu dipupuk sejak dini dalam diri sendiri. Seperti yang kita tahu bahwa sikap sopan santun umumnya sudah seharusnya dibiasakan sejak dini pada setiap orang. Hal ini dikarenakan sikap sopan santun termasuk akhlak terpuji yang dianjurkan oleh Allah SWT. Dan tidak hanya itu saja, kalian pada saat pertama kali bertemu dengan seseorang pasti yang dinilai adalah akhlaknya atau sopan santunnya terlebih dahulu, bukan? Bukan menilai mengenai jenjang lulusannya, pangkat, jabatan atau yang lainnya. Ya, hal ini memang penting sekali untuk diperhatikan lantaran sikap sopan dan santun ini dikatakan sangat bagus untuk dimiliki oleh setiap orang karena memiliki banyak manfaat dan kebaikannya baik itu bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sebagai contoh ketika kita ingin disenangi, dihargai bahkan dihormati banyak orang, tentunya kita harus menunjukkan perilaku sopan santun terhadap orang lain, bukan? Nah, pertanyaannya sekarang siapa yang harus kita perlakukan dengan sopan dan santun itu? Perilaku terpuji ini umumnya harus selalu kita tanamkan ketika bertemu dengan orang lain tanpa pandang bulu. Adapun sikap ini perlu kita tanamkan kepada semua orang yang berhubungan erat dengan kita. Seperti halnya orang tua, guru, teman bahkan orang yang tidak kita kenal tetap harus bersikap dengan sopan dan santun. Oleh karena itu, kepada anak – anak yang saya sayangi dan banggakan, marilah kita untuk terus belajar dan berlatih dalam menerapkan sikap sopan dan santun dalam kehidupan sehari – hari. Adapun dalam menerapkan sikap sopan dan santun ini, marilah kita mulai dari hal yang kecil terlebih dahulu. Kita ambil contoh seperti halnya dalam mempergunakan tutur kata / bahasa yang lemah – lembut ketika bertemu dengan orang yang lebih tua seperti guru dan orang lain. Agar sikap ini bisa terus terpatri dalam diri sendiri, maka ada baiknya anak – anak mulai membiasakan diri bersikap sopan santun sejak dini. Sehingga, kehidupan yang dilalui dengan selalu menerapkan sikap sopan dan santun kepada orang lain akan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Mungkin, sekian dulu amanat upacara yang bisa saya sampaikan pada pagi hari ini kepada kalian agar bisa dipahami dan dimengerti dengan baik. Sekian dari saya selaku pembina upacara, jika ada kurang lebihnya dalam penyampaian amanat pembina upacara tadi, saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh. 4. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Motivasi Belajar Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak / Ibu guru dan seluruh staf tata usaha yang saya hormati… Serta anak – anakku para siswa dan siswi … yang saya cinta dan banggakan . Sebelum saya menyampaikan amanat pembina upacara pada pagi hari ini, marilah kita semua panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa kembali berkumpul dalam melaksanakan kegiatan upacara bendera tanpa ada halangan suatu apa. Dan tak lupa shalawat serta salam selalu kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik kepada seluruh umat manusia yang ada di dunia. Pada kesempatan pagi hari ini, izinkan saya untuk memberikan amanat pembina upacara dengan mengambil tema motivasi belajar bagi para siswa – siwi di sekolah. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa belajar merupakan sebuah proses untuk mengetahui dan memahami sesuatu untuk kita terapkan di masa depan kelak. Dengan belajar, maka seseorang bisa menjadi tahu dan paham pada apa yang ia pelajari selama ini di sekolah. Meski demikian, saya ingin ingatkan kembali bagi para siswa – siswi bahwa belajar umumnya tidak dapat menjadikan seseorang paham jika dilakukan tanpa adanya niat / kesungguhan dalam diri sendiri. Maka dari itu, seseorang perlu sekali untuk memiliki adanya motivasi yang kuat agar dapat belajar dengan sungguh – sungguh demi mencapai cita – citanya kelak. Dalam hal ini, saya ingin menyampaikan bahwa anak – anak juga perlu memiliki motivasi dalam belajar agar apa yang telah dipelajari di sekolah nantinya bisa mengubah diri kalian sendiri dari tidak tahu menjadi banyak tahu dan dari tidak mengerti menjadi lebih paham. Selain itu juga, saya sendiri ikut merasakan ketika seusia kalian dulu saya bahkan merasa kesulitan dalam menumbuhkan motivasi dalam diri sendiri. Namun, setelah saya mencoba belajar untuk mencintai semua pelajaran di sekolah, saya jadi sadar bahwa belajar itu ternyata sangat menyenangkan. Oleh karena itu, saya sampaikan kepada anak – anak bahwa kalian juga bisa mulai mencintai semua mata pelajaran mulai dari sekarang. Dengan begitu, maka kalian akan memiliki semangat yang lebih agar nantinya motivasi belajarmu akan lebih besar. Dan yang perlu kalian ingat baik – baik bahwa ketika seseorang memiliki motivasi yang besar, maka itu merupakan modal utama untuk meraih keberhasilan di masa depan. Baik itu dalam hal apapun itu, motivasi sendiri bisa menjadi suatu energi tambahan agar seseorang bisa berhasil atau sukses. Mungkin itu saja amanat yang bisa saya sampaikan mengenai motivasi belajar, jika ada kekurangan dalam penyampaian saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Terimak asih. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh. 5. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Akhlak Selamat pagi, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati juga para guru dan staf karyawan Dan yang saya cintai dan banggakan seluruh siswa / siswi yang berbahagia pada pagi hari ini. Pertama – tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita bisa berkumpul di upacara bendera hari Senin ini. Tak pernah lupa, shalawat dan salam selalu kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang menjadi suri tauladan yang baik bagi umat manusia. Dalam kesempatan di pagi hari ini, izinkan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Dan tak lupa kepada seluruh peserta upacara yang telah menjalankan upacara dengan khidmat dan tertib. Di pagi hari ini, izinkan saya selaku pembina upacara menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang akhlak terpuji. Sebelumnya, saya ingin mengingatkan kembali kepada kalian semua bahwa akhlak terpuji merupakan salah satu ucapan atau perbuatan yang baik dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari – hari. Adapun akhlak terpuji ini bisa diterapkan seperti halnya dalam bersikap sopan dalam setiap perkataan. Anak – anak sekalian, kalian tentu pernah mendengar bahwa suatu ucapan atau perkataan yang tidak sopan tentu sering kali bisa menyakitkan hati orang lain yang mendengarnya, bukan? Oleh karena itu, perlu diingat baik – baik bahwa suatu ucapan yang sopan dikatakan lebih baik dari pada memberi sesuatu tapi disertai dengan ucapan yang menyakitkan. Selain dalam perkataan, akhlak terpuji selanjutnya yakni akhlak dalam memberikan pertolongan kepada orang lain. Dalam hal ini, kalian tentu pernah atau bahkan sering menolong ibu untuk menyapu rumah, atau mencuci piring, bukan? Bahkan, kalian juga tentu pernah menolong teman yang sedang sakit dengan menjenguk dan mendo’akannya agar cepat sembuh, dan sebagainya. Nah, akhlak terpuji inilah yang perlu ditumbuhkan dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari – hari. Adapun akhlak terpuji selanjutnya yang tak kalah penting yakni bersikap amanah (dapat dipercaya) oleh orang lain. Seperti yang kita tahu bahwa orang yang memiliki sikap amanah, biasanya tidak suka berkhianat. Sebagai contoh siswa yang mendapat amanat menjadi ketua kelas, maka dia akan menjalankan tugas yang diembannya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Bahkan, dia juga tidak akan menyalahgunakan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Tak hanya itu, siswa yang mendapat amanah sebagai anggota OSIS juga umumnya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab di organisasi dengan sebaik – baiknya. Dan yang tak kalah penting dalam sikap akhlak terpuji berikutnya yakni bersikap jujur. Kalian tentu pernah mendengar bahwa seseorang yang memiliki sikap jujur akan disenangi oleh teman-temannya dibandingkan dengan siswa yang tidak jujur, bukan? Ya, hal ini memang benar lantaran siswa yang tidak jujur adalah siswa yang suka berkhianat dan terkadang sering dijauhi oleh teman – teman. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan bahwa kalian perlu untuk menerapkan sikap akhlak terpuji yang baik dalam kehidupan sehari – hari. Sehingga, hidup akan berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Terlebih lagi, segala sesuatu yang banyak akan menjadi murah harganya kecuali akhlak terpuji. Bahkan, semakin banyak akhlak terpuji yang dipupuk oleh seseorang, maka akan semakin tinggi harga dirinya. Ya, mungkin itu saja amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan pada hari ini, saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 6. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Tanggung Jawab Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Yang terhormat Kepala Sekolah… Bapak dan Ibu Guru beserta staf TU sekolah Dan juga siswa siswi yang saya cintai dan banggakan. Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan berkat dan rahmat-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul pada hari ini dalam acara dan upacara bendera di hari yang cerah ini. Tak lupa shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik bagi semua umat manusia di dunia. Di kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya selaku pembina upacara menyampaikan amanat mengenai sikap tanggung jawab. Jika membahas mengenai tanggung jawab, mungkin kalian bisa mengartikan dengan konsekuensi yang harus diterima atas apa yang sudah dilakukan atau dipilihnya, bukan? Apalagi, sering kita mendengar mengenai kata “lepas tanggung jawab” yang sering diartikan sebagai tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya atau istilahnya “lempar batu sembunyi tangan”. Dalam hal ini saya ingin menyampaikan bahwa sikap tanggung jawab dapat diterapkan dalam beberapa hal sebagai berikut : Tanggung jawab yang pertama yakni sikap tanggung jawab terhadap kebersihan diri dan lingkungan di sekitarnya. Sebagai contoh yang bisa kita terapkan dalam menerapkan tanggung jawab dalam diri sendiri yakni dengan selalu mandi yang bersih menggunakan sabun, menyikat gigi, selalu membiasakan diri untuk merapikan tempat tidur atau kamar setelah bangun tidur. Adapun tanggung jawab untuk lingkungan di sekitarnya yakni dengan selalu menerapkan prinsip hidup sehat seperti selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terkena penyakit berbahaya. Kemudian yang kedua, yakni bertanggung jawab untuk selalu mengerjakan tugas pribadi seperti PR atau tugas dari sekolah secara tepat waktu. Di samping itu, kalian juga bisa menerapkan sikap tanggung jawab dalam hal melaksanakan kegiatan mengaji, shalat, mengulang pelajaran di rumah dan sebagainya dengan disiplin. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik, maka dipastikan kalian sendiri yang nantinya akan terkena imbasnya. Sebagai contoh ketika kalian tidak rajin belajar, maka nantinya harus siap mendapatkan konsekuensi seperti hasil nilai rapor yang rendah dan mengecewakan. Yang ketiga yakni bertanggung jawab dalam menjaga diri dan barang-barang pribadi dengan penuh kehati – hatian. Hal ini sangat penting dilakukan bagi setiap orang agar selalu menjaga keamanan diri sendiri maupun barang – barang yang dibawanya ketika berada di lingkungan yang aman. Jika hal ini disepelekan, maka harus bersiaplah untuk menghadapi hal – hal yang bisa saja membahayakan bagi diri sendiri nantinya. Dan yang terakhir yakni sikap bertanggung jawab dalam menjalankan peraturan di rumah dan di sekolah. Adapun contoh peraturan di rumah misalnya menjaga kebersihan rumah dengan menyapu, mengepel dan lain – lain. Sementara untuk peraturan di sekolah sendiri yakni seperti disiplin melaksanakan tugas piket kelas, datang dan pulang dari sekolah tepat waktu, mengumpulkan tugas tepat waktu dan lain sebagainya. Jika aturan ini tidak dilakukan dengan baik, maka kalian juga akan tahu mengenai sanksi yang akan diberikan, bukan? Oleh karena itu, penting sekali bagi setiap orang untuk selalu menerapkan sikap tanggung jawab dalam diri sendiri. Sebab, orang yang bertanggung jawab umumnya merupakan orang yang dapat diandalkan dalam berbagai hal. Dengan sikap inilah, mereka akan memperoleh kepercayaan dan penghargaan serta penghormatan dari orang lain. Dengan begitu, maka peluang untuk mencapai keberhasilan akan lebih mudah untuk didapatkan. Mungkin itu saja amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan mengenai sikap tanggung jawab pada hari ini, saya ucapkan terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Jadi, itulah sekilas informasi penting mengenai amanat pembina upacara beserta contohnya dari berbagai tema unik dan menarik yang bisa dijadikan untuk referensi ketika bertugas sebagai pembina upacara nanti.

6 CONTOH TEKS PIDATO PEMBINA UPACARA HARI SENIN

Ini adalah beberapa contoh teks atau pidato amanat pembina acara singkat pendek berbagai tema pembahasan, mulai dari tentang kebersihan, kedisiplinan, akhlak, tanggung jawab, lingkungan dan sebagainya. 1. Amanat Pembina Upacara Tentang Kedisiplinan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati seluruh bapak / ibu guru dan staf karyawan yang bekerja Dan tak lupa para siswa …. yang saya cintai dan saya banggakan Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanallahu Wata’ala yang telah melimpahkan karunianya kepada kita semua, sehingga di hari Senin ini kita semua bisa melaksanakan upacara tanpa ada halangan suatu apa. Tak lupa Shalawat dan salam semoga tercurah pada Nabi kita,l Nabi Muhammad SAW kepada keluarganya, sahabatnya dan para pengikutnya sampai akhir jaman. Anak-anakku semua Pada kesempatan pagi hari ini, ada beberapa hal yang hendak saya sampaikan. Yang pertama, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas upacara yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Selanjutnya, saya di sini akan menyampaikan mengenai kedisiplinan dalam melaksanakan kegiatan upacara bendera. Seperti yang kita tahu bahwa upacara bendera menjadi salah satu kegiatan yang membutuhkan disiplin tinggi. Tidak hanya bagi para petugas upacara, tetapi juga bagi para peserta upacara. Dalam hal ini, saya sampaikan bahwa anak-anak yang berbaris harus benar-benar mengikuti aba-aba yang diperintahkan oleh pemimpin setiap regu maupun pemimpin upacara. Tidak hanya mengenai kedisiplinan dalam baris berbaris, saya juga ingin menyampaikan mengenai kedisiplinan dalam hal berpakaian. Selalu saya ingatkan bahwa setiap siswa jika berada di lingkungan sekolah harus selalu memakai baju seragam yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di sekolahan. Dan jika sewaktu – waktu ada anak yang tidak memakai seragam dengan lengkap, maka harus tahu konsekuensi yang diberikan. Yakni berupa pemberian sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di sekolah. Dan yang terakhir yang ingin saya sampaikan kepada anak – anak sekalian yakni mengenai pentingnya membiasakan sikap disiplin sejak dini baik di lingkungan sekolah, rumah dan lain – lain. Dengan membiasakan sikap disiplin, maka anak akan terbiasa hidup teratur. Selain itu, anak-anak juga akan terlihat rapi dan tertib jika bisa menerapkan sikap disiplin dalam berpakaian dan lain – lain. Bahkan, anak – anak yang sudah terbiasa dalam mematuhi peraturan di sekolah, nantinya akan bisa hidup lebih teratur setelah beranjak dewasa nantinya. Mungkin itu saja amanat yang bisa saya sampaikan, semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada kekurangan dalam menyampaikan amanat ini, saya memohon maaf sebesar – besarnya. Wassalamualaikum warah matullahi wabarakatuh. 2. Amanat Pembina Upacara Kebersihan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati juga para guru dan staf karyawan Dan yang saya cintai dan banggakan seluruh siswa / siswi yang berbahagia pada pagi hari ini. Pertama – tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan banyak nikmatnya kepada kita, sehingga kita bisa kembali berkumpul di upacara bendera hari Senin dengan keadaan sehat walafiat. Tak lupa kita selalu sanjungkan shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman yang gelap gulita menuju zaman yang terang benderang. Semoga, kita semua mendapatkan syafaat dari beliau pada yaumil akhir kelak aamiin aamin yarobal alamin… Pada kesempatan di pagi hari ini, ijinkan saya untuk menyampaikan sebuah amanat pembina upacara dengan tema kebersihan di lingkungan sekolah. Seperti yang kita semua tahu bahwa sekolah merupakan tempat untuk kegiatan belajar mengajar bagi seluruh siswa. Dimana, proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah pun dilakukan dari pagi hingga siang hari. Nah, di sekolah inilah semua siswa / siswi mendapatkan bimbingan dari para guru agar menjadi anak yang pandai dan berakhlak sopan santun. Sehingga, bimbingan inilah yang nantinya bisa menjadi anak yang berguna bagi keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara. Oleh karena itu, untuk bisa memupuk rasa yang nyaman ketika mengikuti proses belajar mengajar di sekolah, maka sebaiknya kita semua harus memiliki sikap bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan di sekolah. Dalam diri sendiri, saya sangat yakin jika kebersihan akan membuat kita semua lebih nyaman dan enak dalam proses belajar mengajar, bukan? Dengan begitu, maka kita semua akan terhindar dari semua penyakit – penyakit yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Adapun dalam menjaga kebersihan sekolah secara efektif dan efisien ini, tidak hanya petugas piket saja yang harus bekerja dan bertanggung jawab. Namun, juga perlu untuk dilakukan oleh semua warga sekolah. Salah satu contoh paling mudah yang bisa dilakukan dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah yakni seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret – coret meja, kursi, dinding dan lain – lain. Selain itu, bila anak – anak sedang buang air kecil sebaiknya disiram baik sebelum kencing maupun sesudah. Hal ini penting dilakukan agar tidak menimbulkan bau yang akan mengganggu warga sekolah yang lain ketika menggunakannya. Ya, mungkin itu saja amanat pembina upacara tentang kebersihan sekolah yang bisa saya sampaikan pada pagi hari ini. Semoga, anak – anak dan seluruh warga sekolah bisa bertanggung jawab dalam memelihara lingkungan sekolah dengan menjaga kebersihannya dengan baik. Demikianlah amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon maaf. Saya akhiri Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 3. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Sopan Santun Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati para guru dan staf karyawan yang bertugas Dan tak lupa seluruh siswa / siswi …. yang saya cintai dan saya banggakan. Puji syukur selalu kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan semua nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita bisa bertemu kembali pada upacara hari Senin di pagi yang berbahagian kali ini. Tak lupa kita selalu haturkan shalawat serta salam atas jujungan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Atas berkat jasa beliaulah kita semua bisa merasakan nikmat iman, islam, dan ihsan di pagi hari ini. Di kesempatan pada pagi hari ini, saya sebagai pembina upacara akan menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang perilaku / akhlak sopan santun yang perlu dipupuk sejak dini dalam diri sendiri. Seperti yang kita tahu bahwa sikap sopan santun umumnya sudah seharusnya dibiasakan sejak dini pada setiap orang. Hal ini dikarenakan sikap sopan santun termasuk akhlak terpuji yang dianjurkan oleh Allah SWT. Dan tidak hanya itu saja, kalian pada saat pertama kali bertemu dengan seseorang pasti yang dinilai adalah akhlaknya atau sopan santunnya terlebih dahulu, bukan? Bukan menilai mengenai jenjang lulusannya, pangkat, jabatan atau yang lainnya. Ya, hal ini memang penting sekali untuk diperhatikan lantaran sikap sopan dan santun ini dikatakan sangat bagus untuk dimiliki oleh setiap orang karena memiliki banyak manfaat dan kebaikannya baik itu bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sebagai contoh ketika kita ingin disenangi, dihargai bahkan dihormati banyak orang, tentunya kita harus menunjukkan perilaku sopan santun terhadap orang lain, bukan? Nah, pertanyaannya sekarang siapa yang harus kita perlakukan dengan sopan dan santun itu? Perilaku terpuji ini umumnya harus selalu kita tanamkan ketika bertemu dengan orang lain tanpa pandang bulu. Adapun sikap ini perlu kita tanamkan kepada semua orang yang berhubungan erat dengan kita. Seperti halnya orang tua, guru, teman bahkan orang yang tidak kita kenal tetap harus bersikap dengan sopan dan santun. Oleh karena itu, kepada anak – anak yang saya sayangi dan banggakan, marilah kita untuk terus belajar dan berlatih dalam menerapkan sikap sopan dan santun dalam kehidupan sehari – hari. Adapun dalam menerapkan sikap sopan dan santun ini, marilah kita mulai dari hal yang kecil terlebih dahulu. Kita ambil contoh seperti halnya dalam mempergunakan tutur kata / bahasa yang lemah – lembut ketika bertemu dengan orang yang lebih tua seperti guru dan orang lain. Agar sikap ini bisa terus terpatri dalam diri sendiri, maka ada baiknya anak – anak mulai membiasakan diri bersikap sopan santun sejak dini. Sehingga, kehidupan yang dilalui dengan selalu menerapkan sikap sopan dan santun kepada orang lain akan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Mungkin, sekian dulu amanat upacara yang bisa saya sampaikan pada pagi hari ini kepada kalian agar bisa dipahami dan dimengerti dengan baik. Sekian dari saya selaku pembina upacara, jika ada kurang lebihnya dalam penyampaian amanat pembina upacara tadi, saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh. 4. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Motivasi Belajar Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak / Ibu guru dan seluruh staf tata usaha yang saya hormati… Serta anak – anakku para siswa dan siswi … yang saya cinta dan banggakan . Sebelum saya menyampaikan amanat pembina upacara pada pagi hari ini, marilah kita semua panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa kembali berkumpul dalam melaksanakan kegiatan upacara bendera tanpa ada halangan suatu apa. Dan tak lupa shalawat serta salam selalu kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik kepada seluruh umat manusia yang ada di dunia. Pada kesempatan pagi hari ini, izinkan saya untuk memberikan amanat pembina upacara dengan mengambil tema motivasi belajar bagi para siswa – siwi di sekolah. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa belajar merupakan sebuah proses untuk mengetahui dan memahami sesuatu untuk kita terapkan di masa depan kelak. Dengan belajar, maka seseorang bisa menjadi tahu dan paham pada apa yang ia pelajari selama ini di sekolah. Meski demikian, saya ingin ingatkan kembali bagi para siswa – siswi bahwa belajar umumnya tidak dapat menjadikan seseorang paham jika dilakukan tanpa adanya niat / kesungguhan dalam diri sendiri. Maka dari itu, seseorang perlu sekali untuk memiliki adanya motivasi yang kuat agar dapat belajar dengan sungguh – sungguh demi mencapai cita – citanya kelak. Dalam hal ini, saya ingin menyampaikan bahwa anak – anak juga perlu memiliki motivasi dalam belajar agar apa yang telah dipelajari di sekolah nantinya bisa mengubah diri kalian sendiri dari tidak tahu menjadi banyak tahu dan dari tidak mengerti menjadi lebih paham. Selain itu juga, saya sendiri ikut merasakan ketika seusia kalian dulu saya bahkan merasa kesulitan dalam menumbuhkan motivasi dalam diri sendiri. Namun, setelah saya mencoba belajar untuk mencintai semua pelajaran di sekolah, saya jadi sadar bahwa belajar itu ternyata sangat menyenangkan. Oleh karena itu, saya sampaikan kepada anak – anak bahwa kalian juga bisa mulai mencintai semua mata pelajaran mulai dari sekarang. Dengan begitu, maka kalian akan memiliki semangat yang lebih agar nantinya motivasi belajarmu akan lebih besar. Dan yang perlu kalian ingat baik – baik bahwa ketika seseorang memiliki motivasi yang besar, maka itu merupakan modal utama untuk meraih keberhasilan di masa depan. Baik itu dalam hal apapun itu, motivasi sendiri bisa menjadi suatu energi tambahan agar seseorang bisa berhasil atau sukses. Mungkin itu saja amanat yang bisa saya sampaikan mengenai motivasi belajar, jika ada kekurangan dalam penyampaian saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Terimak asih. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh. 5. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Akhlak Selamat pagi, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Kepala Sekolah….. Yang saya hormati juga para guru dan staf karyawan Dan yang saya cintai dan banggakan seluruh siswa / siswi yang berbahagia pada pagi hari ini. Pertama – tama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita bisa berkumpul di upacara bendera hari Senin ini. Tak pernah lupa, shalawat dan salam selalu kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang menjadi suri tauladan yang baik bagi umat manusia. Dalam kesempatan di pagi hari ini, izinkan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Dan tak lupa kepada seluruh peserta upacara yang telah menjalankan upacara dengan khidmat dan tertib. Di pagi hari ini, izinkan saya selaku pembina upacara menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang akhlak terpuji. Sebelumnya, saya ingin mengingatkan kembali kepada kalian semua bahwa akhlak terpuji merupakan salah satu ucapan atau perbuatan yang baik dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari – hari. Adapun akhlak terpuji ini bisa diterapkan seperti halnya dalam bersikap sopan dalam setiap perkataan. Anak – anak sekalian, kalian tentu pernah mendengar bahwa suatu ucapan atau perkataan yang tidak sopan tentu sering kali bisa menyakitkan hati orang lain yang mendengarnya, bukan? Oleh karena itu, perlu diingat baik – baik bahwa suatu ucapan yang sopan dikatakan lebih baik dari pada memberi sesuatu tapi disertai dengan ucapan yang menyakitkan. Selain dalam perkataan, akhlak terpuji selanjutnya yakni akhlak dalam memberikan pertolongan kepada orang lain. Dalam hal ini, kalian tentu pernah atau bahkan sering menolong ibu untuk menyapu rumah, atau mencuci piring, bukan? Bahkan, kalian juga tentu pernah menolong teman yang sedang sakit dengan menjenguk dan mendo’akannya agar cepat sembuh, dan sebagainya. Nah, akhlak terpuji inilah yang perlu ditumbuhkan dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari – hari. Adapun akhlak terpuji selanjutnya yang tak kalah penting yakni bersikap amanah (dapat dipercaya) oleh orang lain. Seperti yang kita tahu bahwa orang yang memiliki sikap amanah, biasanya tidak suka berkhianat. Sebagai contoh siswa yang mendapat amanat menjadi ketua kelas, maka dia akan menjalankan tugas yang diembannya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Bahkan, dia juga tidak akan menyalahgunakan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Tak hanya itu, siswa yang mendapat amanah sebagai anggota OSIS juga umumnya akan menjalankan tugas dan tanggung jawab di organisasi dengan sebaik – baiknya. Dan yang tak kalah penting dalam sikap akhlak terpuji berikutnya yakni bersikap jujur. Kalian tentu pernah mendengar bahwa seseorang yang memiliki sikap jujur akan disenangi oleh teman-temannya dibandingkan dengan siswa yang tidak jujur, bukan? Ya, hal ini memang benar lantaran siswa yang tidak jujur adalah siswa yang suka berkhianat dan terkadang sering dijauhi oleh teman – teman. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan bahwa kalian perlu untuk menerapkan sikap akhlak terpuji yang baik dalam kehidupan sehari – hari. Sehingga, hidup akan berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Terlebih lagi, segala sesuatu yang banyak akan menjadi murah harganya kecuali akhlak terpuji. Bahkan, semakin banyak akhlak terpuji yang dipupuk oleh seseorang, maka akan semakin tinggi harga dirinya. Ya, mungkin itu saja amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan pada hari ini, saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 6. Contoh Amanat Pembina Upacara Tentang Tanggung Jawab Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Yang terhormat Kepala Sekolah… Bapak dan Ibu Guru beserta staf TU sekolah Dan juga siswa siswi yang saya cintai dan banggakan. Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan berkat dan rahmat-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul pada hari ini dalam acara dan upacara bendera di hari yang cerah ini. Tak lupa shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW sebagai suri tauladan yang baik bagi semua umat manusia di dunia. Di kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya selaku pembina upacara menyampaikan amanat mengenai sikap tanggung jawab. Jika membahas mengenai tanggung jawab, mungkin kalian bisa mengartikan dengan konsekuensi yang harus diterima atas apa yang sudah dilakukan atau dipilihnya, bukan? Apalagi, sering kita mendengar mengenai kata “lepas tanggung jawab” yang sering diartikan sebagai tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya atau istilahnya “lempar batu sembunyi tangan”. Dalam hal ini saya ingin menyampaikan bahwa sikap tanggung jawab dapat diterapkan dalam beberapa hal sebagai berikut : Tanggung jawab yang pertama yakni sikap tanggung jawab terhadap kebersihan diri dan lingkungan di sekitarnya. Sebagai contoh yang bisa kita terapkan dalam menerapkan tanggung jawab dalam diri sendiri yakni dengan selalu mandi yang bersih menggunakan sabun, menyikat gigi, selalu membiasakan diri untuk merapikan tempat tidur atau kamar setelah bangun tidur. Adapun tanggung jawab untuk lingkungan di sekitarnya yakni dengan selalu menerapkan prinsip hidup sehat seperti selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terkena penyakit berbahaya. Kemudian yang kedua, yakni bertanggung jawab untuk selalu mengerjakan tugas pribadi seperti PR atau tugas dari sekolah secara tepat waktu. Di samping itu, kalian juga bisa menerapkan sikap tanggung jawab dalam hal melaksanakan kegiatan mengaji, shalat, mengulang pelajaran di rumah dan sebagainya dengan disiplin. Jika hal ini tidak dilakukan dengan baik, maka dipastikan kalian sendiri yang nantinya akan terkena imbasnya. Sebagai contoh ketika kalian tidak rajin belajar, maka nantinya harus siap mendapatkan konsekuensi seperti hasil nilai rapor yang rendah dan mengecewakan. Yang ketiga yakni bertanggung jawab dalam menjaga diri dan barang-barang pribadi dengan penuh kehati – hatian. Hal ini sangat penting dilakukan bagi setiap orang agar selalu menjaga keamanan diri sendiri maupun barang – barang yang dibawanya ketika berada di lingkungan yang aman. Jika hal ini disepelekan, maka harus bersiaplah untuk menghadapi hal – hal yang bisa saja membahayakan bagi diri sendiri nantinya. Dan yang terakhir yakni sikap bertanggung jawab dalam menjalankan peraturan di rumah dan di sekolah. Adapun contoh peraturan di rumah misalnya menjaga kebersihan rumah dengan menyapu, mengepel dan lain – lain. Sementara untuk peraturan di sekolah sendiri yakni seperti disiplin melaksanakan tugas piket kelas, datang dan pulang dari sekolah tepat waktu, mengumpulkan tugas tepat waktu dan lain sebagainya. Jika aturan ini tidak dilakukan dengan baik, maka kalian juga akan tahu mengenai sanksi yang akan diberikan, bukan? Oleh karena itu, penting sekali bagi setiap orang untuk selalu menerapkan sikap tanggung jawab dalam diri sendiri. Sebab, orang yang bertanggung jawab umumnya merupakan orang yang dapat diandalkan dalam berbagai hal. Dengan sikap inilah, mereka akan memperoleh kepercayaan dan penghargaan serta penghormatan dari orang lain. Dengan begitu, maka peluang untuk mencapai keberhasilan akan lebih mudah untuk didapatkan. Mungkin itu saja amanat pembina upacara yang bisa saya sampaikan mengenai sikap tanggung jawab pada hari ini, saya ucapkan terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Jadi, itulah sekilas informasi penting mengenai amanat pembina upacara beserta contohnya dari berbagai tema unik dan menarik yang bisa dijadikan untuk referensi ketika bertugas sebagai pembina upacara nanti.