GRINDER COMMUNITY, SHARING INFO MUSIC, EVENT INFO, METAL BAND PROMOS, REVIEWS, FLYERS GIGS, BAND MERCHANDISE, BAND LOGGO ORDER, ETC Channel Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCTt-S9OYoKcCwZHfZGbZ4zQ?sub_confirmation=1 MENERIMA JASA PEMBUATAN LOGGO BAND
My Blog List
Sunday, December 11, 2022
Jawaban Ibu dan Bapak Guru, pernahkah "gagal" membuat murid memahami pelajaran tertentu? Bagaimana ceritanya? Kira-kira, apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut?
Siapa saja pasti pernah mengalami kegagalan termasuk para guru, maka dari itu ada sebuah soal ibu dan bapak guru pernahkah gagal membuat murid memahami pelajaran tertentu? bagaimana ceritanya? kira-kira apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut?
Kegagalan sering kali menjadi mimpi buruk bagi setiap orang yang sedang mencoba melakukan sesuatu.
Tidak sedikit orang yang menyerah atas apa yang sedang dikerjakannya ketika mencapai suatu kegagalan.
Akan tetapi, kegagalan bisa dijadikan sebagai kunci untuk mempelajari letak kesalahan dan memperoleh keberhasilan pada percobaan selanjutnya.
Maka, pada Latihan pemahaman dan cerita reflektif Modul 2 Menyiapkan Asesmen sebagai latihan mandiri akan ditemui soal sebagai berikut.
Soal :
Ibu dan bapak guru pernahkah gagal membuat murid memahami pelajaran tertentu? bagaimana ceritanya? kira-kira apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut?
Jawaban :
Sebelum menjawab soal ibu dan bapak guru pernahkah gagal membuat murid memahami pelajaran tertentu? bagaimana ceritanya? kira-kira apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut, ibu dan bapak guru selaku tenaga pendidik perlu memahami alur pelatihan dari modul-modul sebelumnya terlebih dahulu.
Berdasarkan soal diatas, ibu dan bapak guru diminta untuk menceritakan dan memberikan pesan apa yang bisa diambil ketika ibu dan bapak guru pernah mengalami kegagalan membuat murid memahami pelajaran tertentu.
Maka ibu dan bapak guru bisa menjawab soal diatas dengan jawaban tidak pernah. Ada beberapa alasan khusus mengapa tenaga pendidik yang sedang mengikuti pelatihan perlu menjawab soal diatas dengan jawaban tersebut.
Sebagai tenaga pendidik, tentunya ibu dan bapak guru sudah dibekali dengan pengetahuan mengenai metode dan cara yang bisa digunakan untuk membuat murid paham atas pelajaran yang disampaikan, bahkan sejak duduk di bangku perkuliahan.
Maka dari itu, jika ibu dan bapak guru menjawab pernah melakukan kegagalan dan menceritakan kejadian tersebut beserta pesan apa yang bisa diambil, ibu dan bapak guru akan dinilai gagal dan belum memenuhi standar kompetensi sebagai tenaga pendidik.
Apalagi jika alasan yang diberikan karena kesalahpahaman pribadi ataupun hal yang memang sudah diajari dalam metode dan cara untuk membuat murid paham atas pembelajaran yang diajarkan.
Demikian jawaban soal ibu dan bapak guru pernahkah gagal membuat murid memahami pelajaran tertentu? bagaimana ceritanya? kira-kira apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut?
Pembahasan ini dibuat dengan tujuan untuk membantu ibu dan bapak guru yang sedang mengikuti pelatihan sebagai referensi agar bisa memberikan jawaban yang tepat sehingga lulus sebagai tenaga pendidik yang berkualitas.***
Jawaban Apa pandangan baru yang Ibu dan Bapak Guru dapatkan setelah menyimak video ini?
“Pandangan yang baru yang bisa didapatkan setelah menyimak video tersebut adalah mencoba hal-hal baru yang bisa memberikan acuan untuk menambah aktifitas murid (student center) sehingga akan mendapatkan sebuah informasi berupa apakah tujuan dari pembelajaran yang dilaksanakan telah dicapai dengan baik”.
Jawaban setelah menyimak video tadi, manakah teknik asesmen yang Ibu dan Bapak paling ingin coba untuk diterapkan di kelas? Mengapa?
Setelah menyimak video tadi, teknik asesmen yang saya paling mau coba untuk diterapkan di kelas adalah asesmen sumatif.
Alasannya: karena pengajar ingin mengetahui seberapa kuat capaian hasil belajar.
Jawaban Apa yang terlintas di pikiran Ibu dan Bapak saat mendengar kata asesmen?
Terlintas diawal pikiran saya bahwa asesmen adalah proses penilaian / penghargaan kepada siswa setelah mempelajari materi tertentu.
Saturday, December 10, 2022
Jawaban Menurut Ibu dan Bapak guru, pembelajaran yang membosankan itu yang seperti apa?
Pembelajaran yang dari awal hingga akhir membuat kantuk dan tidak bersemangat. Harus mendengarkan ceramah guru saja tanpa ada interaksi dengan murid.
Jawaban Saat menjadi murid dahulu, bagaimana perasaan Ibu dan Bapak Guru saat mengerjakan ujian/ulangan?
Saat mengerjakan ujian diselimuti rasa cemas dan ketakutan sehingga menimbulkan rasa tidak yakin akan jawaban yang dipilih.
Jawaban Ketika sekolah dahulu, adakah pelajaran yang mau tidak mau diikuti, padahal tidak paham hingga saat ini, mengapa kita belajar hal tersebut? Ceritakan yuk!
Sekolah didefinisikan sebagai lembaga yang diperuntukan sebagai tempat belajar dan mengajar siswa dibawah pengawasan guru. Ketika sekolah dulu ada mata pelajaran yang tidak saya sukai yakni matematika dan hingga saat ini saya sulit memahami materi matematika. Akan tetapi di satu sisi tidak menyukai mata pelajaran tersebut, disisi lain terdapat tuntutan nilai yang harus dipenuhi dan jenjang kedepannnya mapel matematika sangat di perlukan maka kita harus tetap mempelajari mata pelajaran tersebut.
Sekolah didefinisikan sebagai lembaga yang diperuntukan sebagai tempat belajar dan mengajar siswa dibawah pengawasan guru. Sekolah bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan sosialsiasi. Kedua kemampuan tersebut sangat penting untuk hidup bermasarakat. Tujuan dari pendidikan yakni untuk meletakan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, dan keterampilan untuk hidup secara mandiri dan mengikuti pendidikan secara lanjut. Ketika sekolah dulu ada mata pelajaran yang tidak saya sukai yakni matematika dan hingga saat ini saya sulit memhami materi matematika. Akan tetapi di satu sisi tidak menyukai mata pelajaran tersebut, disisi lain terdapat tuntutan nilai yang harus dipenuhi dan jenjang kedepannnya mapel matematika sangat di perlukan maka kita harus tetap mempelajari mata pelajaran tersebut.
Subscribe to:
Comments (Atom)